Selamat Hari Kartini
April 21, 2008
Selamat hari Kartini untuk wanita Indonesia
Smoga bisa meneruskan perjuangan kaum wanita
…
April 21, 2008
Udah hampir 3 jam berlalu, namun saya belum juga menemukan topik buat tugas akhir mata kuliah Keamanan Sistem Informasi. Bingung mau ngebahas apa karena sama sekali ga punya pengetahuan yang cukup di bidang ini, ga pernah ngulik-ngulik info tentang yang satu ini. Dan akhirnya stuck lah pas mau ngerjain tugasnya. Udah bertanya pada om google dkk tapi masih blum nemu juga. Ada yang punya ide?
UTS go n fight
March 27, 2008
Itu topik yang sedang ramai dibahas di milis Civitas, tentang bagaimana mahasiswa di Teknik Elektro yang melakukan “kenakalan” ketika ujian. Mulai dari nyontek, bawa catatan kecil, mengatur posisi duduk sampai “teknik-teknik tingkat tinggi” lainnya. Beberapa berpendapat bahwa hal itu tergantung orangnya sendiri, apakah ia mau nyontek atau mau jujur. Ada juga yang mengatakan bahwa hal itu terpengaruh dari kondisi yang ada, bahwa ketika ujian tidak ada yang menjaga dan nampak dibiarkan. Dan masih banyak pendapat-pendapat lainnya.
Pada umumnya hampir semua setuju bahwa “kenakalan” yang dilakukan ketika ujian tersebut salah dan tidak baik, baik dilihat secara moral maupun agama. Terlepas dari apakah yang berpendapat demikian tidak pernah/masih melakukan “kenakalan” tersebut atau tidak. Dan tidak sedikit yang menyarankan untuk kedepannya mengkondisikan agar hal tersebut bisa diminimalisasi.
Kalau menurut saya sih dua hal tersebut saling mendukung. Pertama niat dari mahasiswanya dan yang kedua karena ada kesempatan. Ga ada asap kalau ga ada api. Contoh kasus : Kalau ada orang yang rumahnya kemalingan gara-gara dia meninggalkan rumahnya dalam keadaan pagar dan pintu terbuka, siapa yang salah ? 1. Jelas malingnya salah (mengambil sesuatu yang bukan miliknya) 2. Yang punya rumah juga salah karena teledor tidak mengunci rumahnya dan membuka niat/kesempatan untuk orang lain untuk berbuat jahat. Untuk mencegah hal itu terjadi, ya dua hal tersebut perlu diminimalisasi. Penyadaran kepada manusianya dan pengkondisian sistemnya.
Mudah-mudahan sih topik ini ga sekedar nampang sebentar di milis dan hilang begitu saja tanpa ada sebuah kebijakan atau tindak lanjut. Mohon perhatian dari pihak Prodi untuk menindaklanjuti agar hal ini bisa diatasi. Untuk pendidikan yang lebih baik..
Selamat..
March 15, 2008
Saya baru saja membaca sebuah email dari Civitas yang isinya sebagai berikut :
Alhamdulillah Tim Garuda Parahiyangan dan CREW dari STEI-ITB masing-masing meraih juara I (meraih IEICE Communication Society Award) dan Juara II (meraih “LSI of the Year for Student” dari “The Semiconductor Industry Newspaper”) pada Microchip/LSI Design Contest ke 11 di Okinawa (http://www.lsicontest.com/index_e.html). Lomba ini merupkan lomba chip desain tingkat Internasional yang beberapa jurinya berasal dari perusahaan-perusahaan multinasional dan besar dalam industri Elektronika, seperti Sony, Renesas, Synplicity, Xilinx dll. Lomba tahun ini bertopik merancang chip untuk sekuriti yang banyak dipakai di Industri IT, baik internet, hand-phone, wireless dan lain sebagainya yaitu rancangan RSA encoder-decoder. Chip yang dirancang memiliki tingkat kesulitan yang sangat tinggi, sehingga president dari Sony Semiconductor, yang terkenal dengan produk Play Station3-hand Phone dan TV-nya, datang langsung untuk melihat dan bertindak sebagai juri dalam lomba ini. Kategori penilaian meliputi Ide Baru Rancangan dan Kemungkinannya dalam aplikasi industri. Yang lebih mengesankan lagi adalah semua tim dari Indonesia merupakan mahasiswa S1, dimana tim lainnya sebagian besar adalah mahasiswa Master, bahkan dari perwakilan industri.
Hasil karya tim indonesia juga akan di undang secara khusus untuk tampil di jurnal terkemuka bidang elektronika di Jepang, yaitu IEICE (http://www.ieice.org/eng/index.html) dan diliput di majalah Design Wave Magazine, yaitu merupakan majalah referensi utama bagi engineer bidang electronic design di Jepang. Tim Garuda Parahiyangan, beranggotakan Oky Firmansyah, Andry Ongkinata dan Bagus Prasetyo Wibowo, mengajukan rancangan yg berjudul ” RSA Enchiper Hardware Design Using Interleaved Algorithm with Dynamic Masking”. Sementara Time Crew, yang beranggotakan Iput Heri Kurniawan, Asep Bagja Nugraha dan Randy Saut Purba, membuat rancangan berjudul “RSA Hardware Implementation Based on Pipeline Architecture of Montgomery’s Algorithm”.
Kedua Tim dipimpin langsung oleh Dr. Trio Adiono, yang membimbing langsung mahasiswa dalam membuat rancangan mereka melalui kuliah tingkat akhir “Perancangan VLSI” di STEI ITB. ITB juga mendapat kehormatan bahwa dari 14 juri yang ada, salah satunya dari ITB, yaitu Dr. Sarwono Sutikno, yang pada lomba-lomba sebelumnya memimpin tim-tim dari ITB.
Diharapkan prestasi ini dapat mengantar ITB menjadi “World Class University”, yang kiprahnya dikenal di dunia Internasional. Dan juga diharapkan dapat membangkitkan Industri Elektronika Nasional, dan khususnya dalam chip desain yang diupayakan oleh Pusat Mikroelektronika ITB melalui berbagai programnya. Kedua Tim juga di dukung oleh perusahaan nasional untuk dapat mengikuti lomba tersebut, yaitu PT. Indosat, PT Harif, PT Graha Sarana dan berbagai pihak, PPI Okinawa, IOM ITB dan Alumni ITB.
Selamat buat temen-temen yang sudah berhasil mengharumkan nama Bangsa dan Negara, terutama ITB. Semoga dapat menghasilkan karya yang lebih baik lagi di kemudian hari..
Hmm…
March 14, 2008
Setelah cukup lama vakum dari menulis, akhirnya bisa nulis lagi. Maklum, sejak di kosan internetnya dicabut jadi agak susah berkoneksi dengan dunia maya. Pengennya sih ngenet di studio 8EH sekalian nyari bahan-bahan TA, tapi yang ada malah maen facebook “who has the biggest brain”. Tuh aplikasi emang bikin addict, mendingan jangan dicoba dan jauh-jauh deh kalo bisa.
Setelah cukup lama bingung nentuin topik TA1 akhirnya saya mendapatkan tawaran dari salah seorang dosen, belaiu menawarkan topic tentang antena Wimax. Awalnya sih sendiri, dibantu dengan mahasiswa S2 namun untungnya Andjas ikut bergabung jadinya enak deh ada temen buat pusing bareng.
Bahan udah ada, handbook udah ada, software udah ada, temen udah ada namun hati yang belum tergerak untuk membaca dengan serius. Entah kenapa kayaknya susah banget untuk konsentrasi, seperti kata pepatah “ it’s always hard on the beginning ”. Nampaknya kata-kata itu berlaku untuk saya yang sampai saat ini belum menemukan moment yang pas, walaupun itu salah. Seperti kata seorang teman “ moment itu kadang harus kita yang buat ”. Well, it’s true..
Mudah-mudahan beberapa hari ke depan saya sudah bisa mendapatkan / menciptakan moment tersebut. Ga mau lagi deh ngikutin kebiasaan-kebiasaan buruk yang baru ngerjain kalau udah kepepet. Ini TA bung !!!
Kemarin dan Hari Esok
February 23, 2008
Kamu tak bisa mengubah masa lalu, tetapi dapat menghancurkan masa kini dengan mengkhawatirkan masa depan. Bila Kamu mengisi hati kamu dengan penyesalan untuk masa lalu dan kekhawatiran untuk masa depan, kamu tak memiliki hari ini untuk kamu syukuri. Jika kamu berpikir tentang hari kemarin tanpa rasa penyesalan dan hari esok tanpa rasa takut, berarti kamu sudah berada dijalan yang benar menuju sukses.
Tuhan yang Mahabaik memberi kita ikan, tetapi kita harus mengail untuk mendapatkannya. Demikian juga Jika kamu terus menunggu waktu yang tepat, mungkin kamu tidak akan pernah mulai. Mulailah sekarang… mulailah di mana kamu berada sekarang dengan apa adanya. Jangan pernah pikirkan kenapa kita memilih seseorang untuk dicintai, tapi sadarilah bahwa cintalah yang memilih kita untuk mencintainya.
Begitu juga Persahabatan, persahabatan adalah 1 jiwa dalam 2 raga Persahabatan sejati layaknya kesehatan, nilainya baru kita sadari setelah kita kehilangannya. Seorang sahabat adalah yang dapat mendengarkan lagu didalam hatimu dan akan menyanyikan kembali tatkala kau lupa akan bait-baitnya. Sahabat adalah tangan Tuhan untuk menjaga Kita. Rasa hormat tidak selalu membawa kepada persahabatan dan jangan pernah menyesal untuk bertemu dengan orang lain, tapi menyesal-lah jika orang itu menyesal bertemu dengan kamu.
Bertemanlah dengan orang yang suka membela kebenaran. Dialah hiasan dikala kamu senang dan perisai diwaktu kamu susah. Namun kamu tidak akan pernah memiliki seorang teman, jika kamu mengharapkan seseorang tanpa kesalahan.
Karena semua manusia itu baik kalau kamu bisa melihat kebaikannya dan menyenangkan kalau kamu bisa melihat keunikannya tapi semua manusia itu akan buruk dan membosankan kalau kamu tidak bisa melihat keduanya. Begitu juga Kebijakan, kebijakan itu seperti cairan, kegunaannya terletak pada penerapan yang benar, orang pintar bisa gagal karena ia memikirkan terlalu banyak hal, sedangkan orang bodoh sering kali berhasil dengan melakukan tindakan tepat.
Dan Kebijakan sejati tidak datang dari pikiran kita saja,tetapi juga berdasarkan pada perasaan dan fakta. Tak seorang pun sempurna. Mereka yang mau belajar dari kesalahan adalah bijak. Menyedihkan melihat orang berkeras bahwa mereka benar meskipun terbukti salah.
“Apa yang berada di belakang kita dan apa yang berada di depan kita adalah perkara kecil berbanding dengan apa yang berada di dalam diri kita”
*diambil dari sebuah milis


