Liburan

Setelah lama tidak bersentuhan dengan dunia maya, akhirnya bisa juga menuangkan sesuatu di blog ini. Hmm..kuliah semester 7 selesai sudah, walaupun masih ada satu mata kuliah yang belum keluar nilainya, namun Alhamdulillah secara umum saya mengalami suatu peningkatan dibanding semester-semester sebelumnya. Mungkin karena saya sudah tidak lagi mempunyai kesibukan di luar jam kuliah dan mungkin juga karena akhirnya timbul kesadaran untuk kuliah dengan benar karena sudah memasuki tingkat akhir (syndrom mahasiswa terlambat sadar pada umumnya).

Libur semester ini saya membaca dua buah novel yang sangat menggugah, Ayat-Ayat Cinta karangan Habiburrahman El Shirazy dan Laskar Pelangi buah tulisan Andrea Hirata. Sebenarnya sudah sejak lama saya ingin membaca kedua novel ini, namun baru pas liburan ini saya sempat membacanya.

Ayat-Ayat Cinta

Woowww…..Subhanallah….Novel yang mempunyai banyak pesan dan kebajikan di dalamnya. Membuat saya bercermin pada diri saya sendiri tentang kehidupan saya di dunia ini dan sejauh apa keimanan dan ketaqwaan saya. Jadi tidak sabar menunggu film ini dirilis di layar lebar.

Laskar Pelangi

Sedih, lucu, polos dan terharu ketika saya membaca novel ini. Sebuah kisah nyata yang benar-benar sarat makna. Saya sangat salut kepada ibu Muslimah dan pak Harun selaku guru dan kepala sekolah Muhammaddyah tersebut yang membaktikan diri mereka tanpa pamrih, tidak mengharap materi dan hanya karena berharap ridho Allah. Ternyata di dunia ini masih ada orang-orang seperti mereka.

Kepada Lintang, saya tidak tahu harus berkata apa. Seorang murid SD yang sangat ingin sekolah dan mengayuh sepeda sejauh 80 Km pulang pergi melewati medan yang ganas bahkan mengancam nyawa untuk menuntut ilmu. Seorang anak murid kelas dua SD yang bisa menghitung beberapa perkalian hingga ratusan ribu dalam 7 detik? Saya mencobanya ketika membaca novel tersebut dan dalam waktu yang sama saya hanya bisa sampai perkalian ketiga. Seorang anak SMP yang sudah memahami kalkulus, seorang anak SMP yang menjawab semua pertanyaan ketika cerdas cermat sebelum sang penanya menyelesaikan pertanyaannya? J-E-N-I-U-S !!!

Dan sampai saat ini saya sangat prihatin dan sedih dengan kondisi yang terjadi dan tidak henti-hentinya bertanya KENAPA? Kenapa tidak ada seorang pun yang berusaha agar ia bisa tetap bersekolah? Kenapa SD PN Timah itu tidak memberikan beasiswa kepadanya? Kenapa harus ada perbedaan “kasta” untuk menuntut ilmu, bukankah Tuhan menciptakan semua manusia sama derajatnya, dan manusia sendirilah yang mengkasta-kastakan diri mereka. Saya membayangkan sepeti apa Lintang saat ini seandainya ia mempunyai kesempatan untuk menuntut ilmu, mungkin menciptakan penemuan baru atau teorema baru. Namun, takdir nampaknya berkata lain. Mungkin Tuhan memiliki maksud lain. Mengingat kisah Lintang saya jadi malu pada diri saya yang sangat tidak bisa menghargai dan mensyukuri kesempatan yang saya miliki untuk menuntut ilmu seperti dirinya. Salut buat Laskar Pelangi dan Sekolah Muhammaddyah….

 

Advertisements

About alvanalvian

my name is alvan
This entry was posted in Catatan Harian. Bookmark the permalink.

One Response to Liburan

  1. Brahmasta says:

    Ayat-ayat cinta itu gw suka banget. Bener-bener novel pembangun jiwa. 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s