BBB & Long Weekend

Yup, beryukurlah kita sebagai warga negara Indonesia yang tinggal di Indonesia, karena Indonesia merupakan salah satu negara yang mempunyai hari libur nasional yang cukup banyak dalam satu tahun. Libur hari raya umat beragama, libur peringatan keagamaan, libur peringatan kepada pahlawan, dllnya. Oleh karena itu, jika beruntung kita bisa merasakan beberapa kali long weekend dalam satu tahun. Karena Jum’at kemarin merupakan tanggal merah (Perayaan Paskah), maka bagi umat lain yang tidak merayakan mendapatkan keuntungan untuk bisa menikmati long weekend. Maklumlah, untuk para pekerja kantoran dimana work hour nya 8am-5pm,Ā  mendapatkan long weekend itu merupakan sebuah kenikmatan tersendiri. Begitu pula dengan saya, yah…walaupun ga berlibur kemana juga sih saat long weekend, tapi lumayanlah waktunya bisa digunakan untuk istirahat, hangout, acara keluarga, dllnya.

Nah, setelah hari jum’at hanya digunakan untuk istirahat di rumah saja, hari sabtunya saya luangkan untuk 2 kegiatan. Pagi sampai sore, saya nganterin kedua kakak dan adik saya creambath di salah satu salon bilangan Jakarta Selatan, lalu jalan ke Plaza Senayan. Malamnya, saya menghadiri resepsi pernikahan salah seorang teman saya (temennya teman kosan teman saya, hahaha..bingung deh yang baca) di Sport Center Alam Sutra BSD. Seperti biasanya, datang, salam-salaman, makan beberapa menu, foto-foto, ngobrol-ngobrol dan pasti ada aja yang mengucapkan pertanyaan standar “kapan nyusul ?”. Biasanya sih banyak yang jawab doain aja ya cepet nyusul, tapi kalo ada yang nanya ke saya sih biasanya saya jawab dengan ucapan yang standar juga, masih lama kaliii… He3.

Okay, cukup background ceritanya, kali ini kita langsung ke point yang sebenarnya ingin saya tulis disini. Ketika dalam perjalanan pulang, kami bertiga saling membalas komen foto (foto ketika resepsi tadi) menggunakan alat komunikasi canggih abad ini that’s so called Blackberry. Tidak hanya kami, namun beberapa teman yang tidak hadir dan kakak saya pun ikut mengomentari foto yang sama. Lama kami saling membalas komen, sampai ada seorang teman saya yang nyeletuk :

Blackberry itu mendekatkan yang jauh dan menjauhkan yang dekat”.

Dan ternyata benar juga, selama beberapa saat tadi kami “asik” dengan gadjet masing-masing, saling membalas komen ke foto yang sama, padahal kami bertiga berada dalam satu mobil dan duduk bersebelahan. Salah seorang teman kantor saya pun pernah menyinggung hal yang kurang lebih sama ketika kami lagi makan bareng dan ada teman yang asik ber-bbm ria. Dia sempet nyeletuk “ih lagi makan bareng kok malah asik bbm-an”. Hal itu setelah disadari emang ada benarnya. Masa kita udah susah-susah ngeluangin waktu untuk hangout bareng, makan bareng, eh ketika udah ngumpul malah asik ber-BB ria sama orang lain yang ga hadir. Trus apa esensinya hangout bareng tapi malah asyik ber-BB ria, pikirannya entah sibuk kemana.

Blackberry merupakan gadjet yang powerful menurut saya dan memang banyak manfaatnya, namun jika tidak digunakan dengan bijak justru dapat merugikan kita. Banyak orang yang mengaktifkan bunyi notifikasi berbagai aplikasi yang ada di dalam BB, sehingga mereka bisa langsung meresponnya seketika itu juga. Namun yang perlu diingat, apakah semua notifikasi itu perlu langsung direspon seketika? Email kantor, SMS, atau hal lain yang urgent mungkin masih dapat dimaklumi. Namun, notifikasi Facebook, Twitter, BB Group, dll..apa perlu direspon saat itu juga? Mungkin perlu dilihat timingnya, kalau kita lagi bersantai di kamar sih ga ada masalahnya, wong lagi ga ada kerjaan juga. Tapi kalau kita lg ngumpul bareng sama temen, lagi di ruang santai sama keluarga, lagi nyetir, apa perlu kita respon saat itu juga? Yaahh..jawabannya sih tergantung sudut pandang masing-masing dalam menilai hal tersebut.

Kalau saya pribadi sih hanya mengaktifkan bunyi notifikasi sebatas SMS, email kantor dan bbm. Facebook, twitter, bb group ga diaktifkan bunyi notifikasinya, karena menurut saya tingkat urgensinya tidak tinggi. Soalnya saya ga pengen di-cap BBB (Budak BlackBerry, istilah umum dimana BBB diibaratkan untuk para pengguna BB yang terkesan “autis” dengan BBnya, ga memandang waktu, tempat dan keadaan mereka tetap “ter-attach” dengan gadjet kesayangan mereka itu). Saya hanya ingin menjadi Pengguna Blackberry saja, yang mengoptimalkan fungsi BB sesuai dengan kebutuhan saya, dan mudah-mudahan saya tetap bisa mengontrol diri saya untuk tidak menjadi BBB. šŸ™‚

Well, bagaimana dengan anda? Apakah anda Pengguna Blackberry atau Budak Blackberry ?

Advertisements

About alvanalvian

my name is alvan
This entry was posted in Catatan Harian and tagged , . Bookmark the permalink.

10 Responses to BBB & Long Weekend

  1. rurumichan says:

    wuah bner bgt nh
    walaupun gak make blackberry hehe šŸ˜†
    tp inet mobile emg bisa bikin autis,kdg sebel klo gak diperhatiin gara2 org it sibuk ngenet šŸ˜¦

  2. alvanalvian says:

    Yup, technology itu memang harus digunakan secara bijaksana..
    Hehehe..
    :p

  3. Made says:

    Sebenarnya ga cuma BB cuy, kalau lu pake Iphone atau hape smart lain yang real time notification itu sama aja autisnya, kayak gw dulu pake Nokia E71. ini fenomena udah nyebar kemana2 sejak para provider mulai memanjakan kita dengan variasi “data plan” mereka entah itu paket BB ataupun unlimited data plan. Ya bener, teknologi harus bisa membantu kita dalam menjalankan kerjaan kita, bukannya malah menghambat kerjaan kita, kayak pas meeting trus kita malah chatting atau bales komen fb, itu mah alamat dapat surat dari atas.hehe

  4. Dimi says:

    BB bisa juga untuk foto pre wed, boss. tanya tetangga sebelah

  5. alvan alvian says:

    Betul de, ga cuma BB aja, namun semua pengguna smartphone lain yg menggunakan unlimited data plan (iPhone, Nokia E71, Nokia E90, dkk). Tapi berhubung BB yg amat fenomenal, even anak2 SD pun udah megang onyx, makanya yg disinggung disini ya BB saja.

    Soalnya belum ada istilah untuk pegguna smartphone autis lainnya. Masa BE71 (Budak Nokia E71), ntar kyk plat mobil..Hehehe..
    Kalo BBB kan catchy istilahnya..
    :p

  6. arya says:

    BB, bisa membuat kita menjadi lebih dekat, dan bisa menghibur disaat kita lagi ingin menyalurkan keinginan terpendam, bisa donload 3gp dengan gratis, setau saya itu aja kelebihan bb selama saya gunakan selain fitur std macam bbm ym email dll

  7. alvanalvian says:

    Kok ganti nickname lg bung dims? :p
    Baru tau gua kalo BB bisa download video, ckckck…
    Inget tanda di jidat dim..
    Hahaha..

  8. alvanalvian says:

    @ Dimi
    Siapa dim yg foto pre-wed pake BB?

  9. Asop says:

    Huaaah, BB… Saya masih merasa belum perlu untuk menggunakannya. šŸ˜€

  10. alvan alvian says:

    Saya juga baru pake pas udah kerja,..
    hehe..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s