Membaca

Untuk Indonesia yang kuat

Telat amat ya baru baca buku ini, hahaha..

Ini bermula dari kejadian minggu lalu saat iseng2 liat brosur cluster perumahan dan menyadari kalau dari cicilan per bulan itu hampir 80% nya buat bayar bunga dan hanya 20% nya yang dibayar buat nyicil harga pokok. Cukup shocked sih, inflasi sakti amat ya.. *kemane aje lo bro..??

Lagi browsing2 gitu tiba2 nyasar ke review buku ini dan ada satu buku lagi tentang financial plan. Tapi karena pernah liat temen di kantor baca buku ini, akhirnya beli buku ini duluan. Point yang gua dapet, buku ini tujuannya untuk ningkatin awareness tentang financial plan jangka panjang kepada masyarakat golongan menengah di Indonesia. Jangan sampai terlena dengan gaya hidup dan penghasilan yang mencukupi saat ini, tapi ga punya apa2 dan di masa tua/pensiun nanti, bahkan melarat dan harus banting tulang lagi. Cuma kurang detail dan agak bertele-tele aja dalam penyampaiannya, jadi banyak yg gua skip di bagian tertentu.

Tp bukan itu inti cerita postingan ini.. :p

Setelah gua sadari, ternyata buku terakhir yg gua baca itu adalah buku “How to Master your Habits” nya Felix Siauw, yg gua beli tanggal 29 Maret 2013 lalu, which means udah setahun yang lalu. Karena pada dasarnya gua orang yang males baca, dan baru tertarik baca sesuatu kalau menarik buat gua atau ada review bagus dari temen terpercaya yang bilang kalau buku nya bagus dan gua pasti betah bacanya. Baca novel aja, contoh Harry Potter, bagian penggambaran kastil, pemandangan dkk nya pasti gua skip dan langsung ke bagian inti cerita, karena ga betah bacanya. *padahal disitu esensinya novel :p

Jadi ada tiga hal yang gua ambil setelah baca buku ini (Untuk Indonesia yang kuat – Ligwina Hananto) :

1. Ternyata baca buku ga menghabiskan waktu banyak tapi manfaat nya besar.

Gua menghabiskan waktu kira-kira 2-3 jam lah buat baca habis buku ini. 1 Jam abis pulang kantor semalem dan 2 jam pagi tadi pas bangun tidur. Waktu yang biasanya gua pake buat buka social media (malem) dan buat malas2an di kasur (pagi). Jadi inget surat Al – Asr (Demi masa sesuangguhnya manusia merugi……). Waktu yang sedemikian banyak dikasih tapi ga dimanfaatin dengan baik, padahal waktu tak bisa berulang.

So, mulai sekarang mau komitmen buat baca buku minimal 1 buku per bulan. Smoga Istiqomah, Aamiin..

2. Harus berusaha mencari inti sari di setiap bacaan

Selama ini buku yang seneng gua baca itu yang alurnya enak, to the point, terstruktur dan ga bertele-tele. Akibatnya gua membatasi diri sendiri untuk membaca, karena ga semua buku atau bacaan alurnya seperti yang gua mau. Kalau udah baca dan bertele-tele biasanya males ngelanjutin (kasus buku How to Master your Habits diatas). Tapi setelah baca buku ini (Untuk Indonesia yang kuat – Ligwina Hananto), walaupun ga ringkas, ya dipaksa aja dibaca, yang penting kan dapet pointnya daripada ga lanjutin baca dan ga dapet intinya. Lumayan kan jadi nambah pengetahuan.

3. Membaca itu memang butuh ketertarikan dan kalau ga tertarik, butuh mengkondisikan diri kita sendiri untuk tertarik pada bahan bacaannya.

Ini gua sadari pas belajar GMAT kmrn, di salah satu bagian kata pengantar, sang penulis bilang gini

“Artikel/paragraf yang ada di GMAT itu emang bukan bacaan yang mudah, banyak kalimat complex dan topiknya pun ga menarik, namun kalau kita menkondisikan diri kita di awal udah males buat bacanya, ya ga bakalan bisa baca dengan baik dan jawab pertanyaan. Namun kalau kita mengkondisikan diri kita seakan-akan tertarik pada artikelnya, pasti hasilnya akan lebih baik”

True story, dan gua telat nyadarnya pas di akhir2 udah mendekati ujian, no wonder nilai verbal gua kacau banget :p

Semoga ini buku jadi awal buat habit membaca gua ke depannya, biar bisa jadi orang pinter. Konon katanya, ga ada orang pinter yang ga suka/punya kebiasaan membaca. Dan ga lupa nerapin beberapa prinsip financial plan biar bisa jadi Golongan Indonesia Atas yang kuat. #loh..

 

Advertisements

About alvanalvian

my name is alvan
This entry was posted in Catatan Harian and tagged , , . Bookmark the permalink.

2 Responses to Membaca

  1. gnurannisa says:

    Kalo bisa 1 buku 1 bulan, harusnya 1 juz +terjemahannya 1-2 minggu bisa juga dong van 🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s