Ngabuburit

Ada yang berbeda pada ngabuburit sore ini. Sore tadi, sekitar jam 5 sore saya sudah siap beres-beres meja, menengok keluar jendela untuk melihat kondisi jalan Gatot Subroto, berharap jalanan cukup bersahabat setelah beberapa hari bulan Ramadhan berlalu. Namun apa daya, jalanan kurang bersahabat, bimbang antara pulang dan berjuang dengan kemacetan atau tinggal di kantor sampai adzan maghrib, shalat, berbuka dengan tajil baru pulang.

Tiba-tiba terlintas pikiran untuk turun kebawah dan ngabuburit di mesjid dekat kantor, lumayan bisa sambil tadarusan dan menambah target bacaan untuk Ramadhan tahun ini.

Sesampainya di dalam Mesjid, ternyata lumayan banyak orang yang ngabuburit menunggu adzan. Ada yang tadarusan, ada yang tiduran, ada jg yang main HP (mungkin baca Quran di aplikasi — positif thinking). Karena di bawah lumayan ramai, naiklah saya ke lantai atas yang relatif kosong. Saya ambil Al-Quran yang ada di mesjid dan menyambung bacaan saya. Setelah beberapa halaman dan melihat jam sudah mendekati adzan, saya pun berhenti dan turun ke bawah.

Ngabuburit

Di bawah rupanya sudah tersusun banyak nasi kotak, kurma, teh hangat dan aqua untuk orang-orang berbuka. Terlihat oleh saya beberapa orang pengurus gedung kantor dan pengurus mesjid yang sibuk membagikan pada orang-orang yang ada di mesjid. Salam dan senyum mereka berikan setiap hendak membagikan makanan tersebut pada orang-orang yang ada di mesjid. Masya Allah.. luar biasa pahala mereka.. ikhlas dan santun terpancar dari wajah mereka.. Kalau tidak karena janji akan makan di rumah, tak enak hati rasanya saat menolak makanan yang hendak diberikan pada saya, saat mereka melihat saya hanya memegang segelas teh hangat.

Sudah 4 tahun saya bekerja di lingkungan ini, baru sekali ini ngabuburit di mesjid sebelah kantor. Tahun-tahun sebelumnya kalau ga bukber di luar, buka di rumah atau masih berkutat dengan pekerjaan di kantor. Agak menyesal rasanya baru tau sekarang..Kemane aje lo Van..ga sadar lingkungan banget..

Saat saya berjalan dan merenung menuju parkiran, tiba-tiba saya teringat khutbah nya ustad Feliz Siauw beberapa waktu lalu, beliau mengatakan seperti ini :

Islam di Indonesia itu sekarang sedang bangkit. Coba kalian perhatikan, sekarang udah banyak wanita yang berjilbab, banyak kegiatan pemuda di Mesjid, banyak gerakan-gerakan amal, dan lain sebagainya. Masak kalian ga mau sih jadi bagian dalam kebangkitan dan perubahan itu.

Kalau saya perhatiin sih bener juga, di mesjid deket rumah, jamaah solat subuh saat Ramadhan sejak beberapa tahun ini shaf nya semakin bertambah. Shaf yang makin banyak ini justru dari anak-anak serta remajanya. Sempat malu rasanya kalau melihat mereka. Saat saya seumur mereka, saya solat shubuh di rumah, selesai solat malah jalan-jalan di luar sama temen-temen sambil main petasan, bocah kampung banget deh. Ini mereka, masih belasan tahun udah solat subuh di mesjid. Salut lah..

Tanda-tanda kebangkitan itu sudah mulai terlihat. Mungkin 10-20 tahun lagi area Mesjid dan sekitarnya udah bukan jadi tempat solat aja, tapi jadi tempat banyak kegiatan positif baik keagamaan maupun kemasyarakatan. Dan ini sudah mulai terlihat di beberapa mesjid di Jakarta. Mudah-mudahan, 10-20 tahun mendatang saat Indonesia menjadi bagian dari negara maju di Dunia, kualitas umat muslim nya sudah semakin baik juga, sehingga Indonesia bisa tetap memegang nilai-nilainya.

Aamiin..

About alvanalvian

my name is alvan
This entry was posted in Catatan Harian and tagged , , . Bookmark the permalink.

One Response to Ngabuburit

  1. renjanaganis says:

    Aamiin…🙂

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s